Adidaya Foundation Luncurkan Buku Lanskap Pendidikan Indonesia Digdaya – Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing. Menyadari pentingnya peran pendidikan dalam menghadapi tantangan global, Adidaya Foundation (Adyatama Indonesia Digdaya) meluncurkan gagasan buku berjudul “Lanskap Pendidikan Indonesia Digdaya: Menuju Visi Pendidikan Indonesia 2045”. Buku ini hadir sebagai peta jalan strategis untuk mengarahkan transformasi pendidikan nasional menuju generasi emas Indonesia.
Latar Belakang Peluncuran Buku
Indonesia tengah menghadapi berbagai persoalan pendidikan:
- Ketimpangan akses pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan.
- Transformasi digital yang belum merata di sekolah-sekolah.
- Kualitas tenaga pendidik yang masih perlu ditingkatkan.
- Literasi kontekstual yang belum optimal dalam membentuk karakter bangsa.
Melalui buku ini, Adidaya Foundation ingin memberikan kontribusi pemikiran yang komprehensif untuk menjawab tantangan tersebut.
Acara Peluncuran Buku
Peluncuran buku dilakukan di Gedung BPMP DKI Jakarta pada 15 Maret 2026. Acara link slot hoki ini diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan tokoh-tokoh penting, di antaranya:
- Tantan Hermansyah, Penasihat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
- Beryana Evridawati, Penanggungjawab Tata Kelola Direktorat SMA.
- Fahri Faturahman dan Aufar Abdul Aziz, tim penulis buku.
- Ilham Nurhidayatullah, Pembina Adidaya Foundation.
- Sholahudin Hasan, Pengawas Adidaya Foundation.
- Budi Ramadhan Ritonga, Ketua Adidaya Foundation.
Kehadiran para tokoh ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun pendidikan nasional.
Misi Utama Adidaya Foundation
Ketua Adidaya Foundation, Budi Ramadhan Ritonga, menegaskan bahwa lembaga ini memiliki dua misi utama:
- Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penguatan sektor pendidikan.
- Mendorong kesejahteraan masyarakat dengan memperkuat sektor ekonomi.
Dua nilai ini menjadi landasan gerakan Adidaya Foundation dalam setiap program dan gagasan yang diluncurkan.
Pokok Pemikiran dalam Buku Lanskap Pendidikan
Buku ini disusun oleh Fahri Faturahman dan Aufar Abdul Aziz dengan judi resmi tujuan merumuskan paradigma baru pendidikan Indonesia. Beberapa gagasan penting yang ditawarkan antara lain:
- Penguatan literasi kontekstual agar pendidikan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
- Digitalisasi pendidikan berbasis nilai, bukan sekadar teknologi.
- Pengembangan model sekolah adaptif, seperti sekolah pesisir, sekolah alam, hingga cyber schooling.
- Pendidikan holistik, yang tidak hanya mencetak tenaga kerja, tetapi membentuk manusia Indonesia yang utuh.
Menyiapkan Generasi Emas 2045
Visi besar dari buku ini adalah menyiapkan Generasi Emas 2045, yaitu generasi yang:
- Berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.
- Memiliki karakter kuat dan berintegritas.
- Mampu bersaing di tingkat global dengan tetap menjaga identitas kebangsaan.
Pemerintah juga mendukung visi ini melalui program strategis seperti:
- Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan kompetensi guru.
- Digitalisasi pembelajaran di sekolah.
- Pengembangan literasi teknologi, termasuk koding dan kecerdasan artifisial.
Dampak Buku Lanskap Pendidikan Indonesia Digdaya
Peluncuran buku ini diharapkan membawa dampak positif, antara lain:
- Menjadi bahan refleksi bagi pemangku kebijakan pendidikan.
- Memberikan kontribusi pemikiran strategis untuk pembaruan sistem pendidikan.
- Mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung transformasi pendidikan.
- Menjadi referensi akademik bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan.
Kesimpulan
Peluncuran buku “Lanskap Pendidikan Indonesia Digdaya” oleh Adidaya Foundation adalah langkah penting dalam merumuskan arah pendidikan nasional menuju 2045. Dengan gagasan yang komprehensif, buku ini tidak hanya menjadi dokumen pemikiran, tetapi juga peta jalan transformasi pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman. Harapannya, Indonesia mampu melahirkan generasi emas yang berdaya saing global sekaligus berkarakter kuat sebagai bangsa.
